SITUASI POLITIK DAN PROSPEK MASA
DEPANNYA
Sebuah kota dengan konflik yang terus terjadi
selama berabaf lamanya. Bahkan semenjak diutusnya nabi Adam menjadi manusia
pertama. Al Quds namanya. Atau Jerusalem, atau kota Elia.
Situasi Politik dan
Proyeksi Masa Depan Baiul Maqdis
Baitul Maqdis, atau Al Quds, atau Elia Capitolina ketika
berada di bawah kekuasaan Romawi, bukanlah sekadar sebuah kota. Lebih dari itu,
dia adalah ruang dimana banyak peradaban bertemu, banyak ide-ide dan gagasan
beradu, dan bersinggungan di atasnya banyak sekali kekuatan. Tidak salah jika
seorang ilmuwan muslim, DR Muslih Abdul Karim mengutip perkataan Ulama, bahwa
palestina yang di dalamnya ada Al Quds adalah “Ummul Ma’arik”, Mother of
Battles, Induk peperangan.
1.1 Apa itu Al Quds?
Itu pertanyaannya. Jangan pernah membahas jauh-jauh tentang satu masalah yang
padahal kita tak mengerti apa hakikat permasalahan itu.
1.2 Al Quds memiliki
banyak sekali nama. Orang Yahudi dan Nasrani menyebutnya sebagai Jerusalem,
dan umat Islam menyebutnya sebagai Baitul Maqdis atau Al Quds (artinya : suci).
Semua nama sangat berarti, dan kesemuanya sepakat bahwa kota ini adalah
merkusuar penting bagi tiga agama langit.
Bagi yahudi, disinilah Nabi Sulaiman membangun Haikalnnya.
Bagi nasrani, disitulah Yesus disalib. Bagi umat Islam, disanalah Nabi Muhammad
berangkat menuju langit ke tujuh dalam agenda agung berjudul Isra’ Mi’raj.
1.3 Al Quds tidak
untuk muslim saja, tidak pula untuk nasrani saja, atau yahudi. Ia adalah
hak semua pemeluk agama langit. Namun yang jadi titik penting dalam pembahasan
kita adalah; dalam sejarah, kedamaian pemeluk 3 agama ini tidak pernah terwujud
kecuali ketika di bawah kekuasaan Muslim.
Ini bukan sebuah klaim. Ini adalah fakta sejarah. Referensi baik barat maupun timur, semuanya bersaksi bahwa Palestina secara umum, dan Al Quds secara khusus hidup dalam harmoni di bawah pemerintahan islami.
Ini bukan sebuah klaim. Ini adalah fakta sejarah. Referensi baik barat maupun timur, semuanya bersaksi bahwa Palestina secara umum, dan Al Quds secara khusus hidup dalam harmoni di bawah pemerintahan islami.
Silahkan dibaca buku2 Phillip K Hitti, Karen Amstrong, dan
referensi barat lainnya sebagai keyword
Apa yang membuat Al Quds penting?
1⃣ Pertama, karena disanalah sentral
pertemuan dari 3 benua. Asia, Afrika dan Eropa
2⃣ Kedua, letaknya yang strategis
membuat para penguasa ingin sekali menguasainya. Itulah mengapa sudah sangat
terkenal kaidah geopolitik yang berbunyi, “siapa yang menguasai palestina, maka ia akan menguasai dunia.”
3⃣ Ketiga, dan ini yang paling penting,
tempat ini menjadi “pusat” tiga agama langit. Dan ini sangat
berhubungan dengan iman. Bukan masalah politik atau militer.
Keimananlah
yang menjadikan kota ini benar-benar bermakna. Bahkan sampai-sampai tokoh
zionis yahudi, Benyamin Disraeli berkata, “The view of Jerusalem is the history
of th world; it’s more, it is the history of earth an heaven.”
Inilah peta
kuno yang dibuat geogrfer Eropa abad pertengahan untuk menjelaskan betapa Al
Quds/Jerusalem/Elia adalah sentral dari 3 benua raksasa
1.6 Bayangkan saja, logikanya, bagaimana mungkin tanah kecil yang
tak sebesar jawa barat (Palestina seluas 26.990 km2, dan Jawa Barat seluas
37.174 km2) bisa menjadi titik penting yang selalu penuh dengan pergulatan
kekuatan dunia? Sebab yang dicari bukanlah luasnya, bukanlah kekayaannya, namun
karena kedudukan dan pengaruhnya.
1.7 Itulah mengapa, dari sini perlu dipahami, bahwa permasalahan Al Quds bukan
semata-mata masalah politik. Dia adalah masalah peradaban yang sangat-sangat
kompleks. Tidak akan bisa saya menyebut seluruh hakikat tentang Al Quds dan
palestina hanya dengan pertemuan online 2 jam-an ini. Maka akan saya sampaikan
saya garis besarnya.
Adapun ini
sebuah infografis yang mudah-mudahan cukup untuk menggambarkan secara sangat
singkat pencaplokan yang dilakukan Yahudi atas tanah Palestina. Muslim dan
Kristen menjadi korbannya. “Sebab Al Quds, adalah masa lalu, masa kini dan masa
depan kita”, kata Khalid Meshal, pemimpin Hamas Movement di jalur Gaza.
Pandangan Masing-masing Agama Secara Ringkas :
✡ YAHUDI : memandang bahwa Al-Quds adalah
ibukota mereka, tidak ada yang berserikat dengan mereka walau satupun,
sebagaimana pendiri Zionis, Mandell Slair berkata, “kalian menanyakan padaku
apa keinginanku, maka Aku menjawab, bahwa keinginanku adalah Yerusalem. Kalian
bertanya padaku, maka aku menjawab; Haikal, dan ia adalah sesuatu yang hilang dari
kita. Apa yang kita anggap benar, adalah apa yang akan kita perjuangkan untuk
meraihnya. Ialah negeri kita yang indah, keyakinan kita yang disucikan!”
✝ NASRANI : Kaum Kristiani memandang Palestina
sebagai ikatan keyakinan, yang membuat mereka berkumpul dari saentero negeri
untuk menziarahi Baitul Lahm (Bethlehem) di selatan Baitul Maqdis , dikatakan
bahwa tempat tersebut merupakan maskot Yesus Kristus, sebagaimana diceritakan
dalam Injil Matius halaman 4, dan dinamakan dalam Kitab Suci mereka sebagai “Rumah
Daud”
☪ ISLAM : Kaum Muslimin memandang bahwa
Palestina, terutama Baitul Maqdis, adalah negeri yang diberkahi, disebutkan
berkali-kali dalam Al-Qur’an dan dimuliakan dengan hadist-hadist Nabi Muhammad
SAW.
Allah
berfirman, “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu
malam dari Al Masjidilharam ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi
sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda
(kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat”
Masjid
Al-Aqsha memiliki keberkahan, begitupula tanah tempat ia kokoh berdiri. Di
Palestina lah, terutama di Al-Quds, Nabi Adam alaihissalam membangun pondasi
Masjid ini, 40 tahun setelah membangun Ka’bah di Makkah. (Hadits Abudzar Al
Ghifari dengan sanad shahih)
1.8 Fakta Penting :
Dalam
permasalahan Al Quds, kaum muslimin dan kristen banyak sekali bersatu padu dan
memiliki keyakinan yang sama, bahwa kota ini untuk seluruh pemeluk agama
langit. Namun yahudi tidak. Dalam doktrin mereka yang tertulis di kitab talmud;
Palestina adalah ibukota abadi mereka dan hanya untuk mereka, yang lain
hanyalah binatang dan bangsa di bawah kendali mereka. Saat itulah konflik
menjadi-jadi.
Ini
infografis yang menjelaskan penodaan yahudi atas Masjid Al Aqsha selama 70
tahun lamanya
Situasi Terkini di Al Quds
6 Desember
lalu, dunia dikejutkan dengan pernyataan Trump mengakui Al Quds sebagai ibukota
Israel. Tentu dunia geger dengan sikapnya yang sangat kontroversial ini. Apa
alasannya ketika ditanya, “mengapa anda melakukan ini semua?’, jawabannya
adalah; karena demokrasi. Sebab mayoritas kongres AS mendukung ini. Faktanya
memang, anggota kongres didominasi oleh mereka yang mendukung kepentingan
yahudi. Bahkan bisa dibilang, sebagian besar anggota kongres AS telah dibeli
suaranya oleh yahudi.
2.1 Tahun 1995, kongres menyepakati untuk
memindahkan kedubes AS dari Tel Aviv menuju Al Quds dan di saat yang sama juga
mengakuinya sebagai ibukota Israel. Keputusan kongres tidak dijalani oleh para
presiden hingga 20 tahun lamanya, sebab mereka meyakini bahwa kebijakan itu
akan merusakn perdamaian duna.
2.2 Oleh sebab itu, Trump mengatakan bahwa para
presiden AS sebelumnya adalah pengecut. Ia lanjutkan, Trump malah mengatakan
bahwa pemindahan ibukota ke Al Quds adalah hak Israel, untuk kemaslahatan AS
dan demi perdamaian.
Itulah
semuanya, asumsi fana dan perhitungan Trump yang salah fatal. Tak lama setelah
itu, banyak sekali telpon dari pemimpin negara di dunia yang mengecam Trump.
2.3 Mengapa pemindahan ibukota dari
Tel Aviv ke Israel adalah ide yang sangat buruk? Setidaknya ada bebrapa jawaban.
1⃣ Pertama, Amerika berarti telah
merestui israel untuk menjajah teritori yang bukan haknya, sebab Yerusalem/Al
Quds adalah tanah yang dilindungi badan Internasional.
2⃣ Kedua, amerika dengan sengaja ingin
menyalakan kembali bara api konflik di atas tanah Palestina untuk mencegah
palestina merdeka seutuhnya.
3⃣ Ketiga, AS berarti telah mengatakan
pada dunia, bahwa ia menjadi rekan israel dalam membantai manusia.
4⃣ Keempat, AS telah memberi lampu
hijau bagi Israel untuk mencaplok tanah Palestina.
5⃣ Kelima, memperkeruh sitausi antara
dua negara (israel dan palestina).
6⃣ Dan keenam, mengancam kedudukan kota
suci bagi tiga agama langit.
2.4 Fakta Penting
Sejauh ini,
setelah pidato kontroversial trump, telah gugur 4 orang warga Palestina oleh
agresi zionis israel. Ada juga 15 orang yang luka-luka parah karena serangan
mendadak israel. Khusus di daerah Gaza, sudah ada 4 orang gugur dan 170 orang
luka-luka. (sumber : @PalinfoAr)
2.5 Langkah Trump mengakui Al Quds
sebagai ibukota israel adalah kebijakan yang aneh. Ini bisa menjadi blunder baginya,
bahkan ini ahistoris (tidak sesuai dengan arah sejarah yang terjadi di muka
bumi ini).
Mungkin ada
yang bertanya, mengapa Trump melakukan kebijakan gila ini? Ada peneliti yang
mengatakan bahwa Trump berusaha mengalihkan isu karena tekanan politik dalam
negerinya. Sudah lama Amerika merusak negara lain untuk kepentingan domestik
mereka sendiri. Ini tidak adil dan tidak beradab. Di dalam negeri, Trump
kehilangan kepercayaannya, maka ia melakukan ‘caper’ untuk menegaskan bahwa dia
ada dan kuat.
Maka Dunia
Islam setelah itu langsung merespon dengan tegas. Bahkan Eropa melalui Macron
(Presiden Perancis) menyayangkan sikap Trump. Infografis ini adalah siapa saja
yang Erdogan (Presiden Turki) hubungi selepas pidato kontroversial Trump
Bahkan Baba
Katolik Theodorus, pemimpin koptik Mesir memboikot pertemuan dengan pejabat
Amerika Serikat.
Banyak
sekali pejabat Al Azhar di Mesir yang menyerukan untuk memboikot produk AS,
bahkan Grand Syaikh Al Azhar menyerukan khutbah Jum'at kemarin diwajibkan
seluruh khotib menyampaikan isu terkait Palestina.
Kemarin di
Masjid Nabawi, khatib juga berkali kali menyinggung problem Al Quds di hadapan
jamaah. Dan dengan secepat kilat, setelah itu para penerjemah menerjemahkan
khutbah ke banyak Bahasa
Kesimpulannya; dunia baik di Timur dan di Barat
merespon negatif keputusan Trump yang ahistoris ini. Ini menunjukkan bahwa
dunia masih bisa berpikir sehat, bahkan menunjukkan bahwa tingkat kepedulian
dunia pada masalah Al Quds merupakan sebuah nilai positif yang besar
🌐-Keputusan Donald Trump ini akan
menjadikan Palestina makin terbakar dengan konflik, sebagaimana saat ini dunia
memiliki dua titik merah konflik di Korea dan Ukraina.
🌐Timur Tengah sudah sangat panas, ada
banyak sekali permasalahan yang dibentangkan oleh yahudi dan sekutunya untuk
mencegah kebangkitan Islam di tanah Arab. Dengan konflik pemindahan ibukota ke
Al Quds, trump telah membuat Timur Tengah menjadi kawasan konfliik paling panas
di muka bumi.
🌐-sebenarnya, Trump telah membelah
dunia kemudian menjadi dua blok baru; pro-israel atau kontra-israel. Dan akan
banyak sekali kepentingan yang bermain untuk memanfaatkan situasi ini guna
memukul amerika. Diantaranya, Rusia dan Cina yang kini cenderung berseberangan
dengan AS
🌐di dalam dimensi lain, Trump secara
gegabah telah membangunkan singa tidur. Bernama umat Islam. Dan dia akan tahu
bahwa umat Islam jika telah bangun dari tidur panjangnya, akan sangat bisa
untuk menjadi kekuatan baru dunia yang mengalahkan dominasi AS-Eropa.
Menjadi kewajiban juga bagi saya
untuk mengingatkan, bahwa Masjid Al Aqsha bukan yang emas saja, bukan yang
hijau saja. Al Aqsha adalah "seluruh bangunan yang ada di dalam
pagar", kata Syaikh Ibn Taimiyah
Akhir Kata,
Ada banyak alasan untuk membela Al
Quds dan Palestina. Namun yang paling tinggi di atas semuanya, yakni keimanan.
Keimanan lah yang membuat orang Palestina rela bertahan berpuluh tahun lamanya,
berbekal kerikil dan pisau dapur, melawan tank Merkava israel dan pesawat
siluman F-35 mereka.
Keimanan lah yang membuat pemuda
Palestina bisa bertahan belajar di reruntuhan puing sekolahnya yang dihancurkan
Apache israel.
Tahukah kamu mengapa Nabi-nabi
namanya abadi sedangkan nama raja mudah menghilang? Karena di zaman apapun, di
periode apapun, agama selalu mengisi pemikiran manusia dan memadukannya dengan
ide-idenya, ruang hidupnya, dan usianya.
Membela Palestina bagi umat muslim
terutama, adalah “juz’ min aqidah”, bagian penting dari akidah kita. Kamu tahu
25 nabi dan rasul yang wajib diketahui? Apa yang kamu rasakan ketika saya
bilang, 19 dari 25 nabi dan Rasul itu diutus di Palestina!
Itulah segores pemaknaan yang
seharusnya membuat kita berdiri tangguh membelanya. Bukan temporal dan bukan
reaksioner, namun pembelaan yang diiringi dengan pemahaman dan ilmu. Klaim
yahudi tentang Palestina, semuanya dusta. Akan perlu banyak waku untuk
menjabarkannya. Namun satu hal; yahudi tidak pernah benar-benar ingin kembali
ke palestina. Sebab telah termaktub di taurat mereka; bahwa ketika seluruh yahudi
berkumpul di Palestina, maka itulah saat-saat menuju kehancuran mereka. Semua
ini adalah agenda zionisme.
Pangkalnya adalah zionisme, yang
puncaknya nanti adalah; hadirnya Dajjal untuk memimpin mereka.
Ini bukan teori konspirasi, sahabat.
Ini adalah dunia kita yang penuh dengan intrik dan rahasia. Ini adalah dunia
kita tempat kebenaran dan kebatilan bertempur sampai matahari terbit dari
barat. Sebab itulah, sejatinya rasa nyaman bukanlah saat yang tepat. Kini kita
harus sadar bahwa kita telah ada di ujung tanduk peradaban manusia.
Dan palestina akan jadi latarnya.
APA YANG BISA KITA LAKUKAN UNTUK MEMBANTU TERSELESAIKANNYA KONFLIK DI PALESTINA?
4.1 Terdidik, mendidik, itu yang
utama. Pembahasan
ini tidak cukup sekadar 2 jam. Ini adalah problem yang bisa dikatakan abadi
sampai hari kiamat datang.
Sebab,
silahkan dicek di pengetahuan agama-agama langit, baik Islam, Nasrani, dan
Yahudi, meyakini bahwa akhir zaman akan sangat lekat dengan problema Palestina.
4.2 Bagi muslim contohnya. Palestina adalah; tempat kejadian
akhir zaman akan berada di sana, ibukota negeri Islam akan berada di sana
ketika akhir zaman, Dajjal akan dibunuh oleh Nabi Isa di pintu Ludd, yakni di
sebuah daerah di Palestina. Ya’juj dan Ma’juj akan datang menyerbu bumi dan
akan dimatikan di Palestina. Perang akhir zaman akan terjadi di Palestina.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar