SOBAT sekalian yang semoga selalu di
rahmati Allah Taala...
بسم الله الرحمن الرحيم والحمد لله والصلاة
والسلام على رسول الله وعلى آله ومن والاه.
Di dalam tulisan ini disebutkan bahwa
Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin hafizhahullah menjelaskan sebuah doa yang
sejatinya selalu dibaca oleh setiap mualim setiap pagi hari sebelum matahari
terbit, karena mempunyai kedudukan sangat tinggi dalam kehidupan seorang
muslim:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا،
وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Artinya: "Ya Allah, sungguh aku
memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan amal yang
diterima". HR. Ibnu Majah.
Syaikh menjelaskan bahwa di dalam doa
ini terdapat beberapa perkara penting;
1. Tidak ada tujuan yang pantas dicapai
oleh seorang muslim di dalam setiap harinya kecuali tiga hal ini; ilmu yang
bermanfaat, rezeki yang baik dan amal ibadah yang diterima.
2. Seorang Muslim harus berdoa dan
meminta kepada Allah agar tercapai tiga tujuan ini, oleh karenanya disyariatkan
dibaca setiap pagi setelah shalat subuh.
3. Pentingnya ilmu agama, bahkan harus
dijadikan sesuatu yang selalu harus diprioritaskan dalam hidup seorang muslim,
karena seorang muslim tidak dapat membedakan antara rezeki yang baik dengan yang
tidak baik KECUALI DENGAN ILMU, begitu pula tidak dapat membedakan antara amal
ibadah yang baik atau tidak KECUALI DENGAN ILMU. Oleh karena di dalam doa ini
didahulukan meminta ilmu yang bermanfaat.
4. Ilmu terbagi menjadi dua; ilmu yang
bermanfaat dan tidak bermanfaat, Maka jauhilah ilmu yang tidak bermanfaat yaitu
ilmu yang mempelajarinya diharamkan dalam agama atau ilmu yang bermanfaat tapi
tidak diamalkan akhirnya tidak bermanfaat.
5. Buah ilmu yang bermanfaat adalah
beramal bukan HANYA SEKEDAR MEMPERBANYAK BACAAN, HAFALAN TETAPI ILMU YANG MEMBUAT BERAMAL.
6. Rezeki terbagi menjadi dua; rezeki
yang baik dan rezeki yang buruk, sudah sewajibnya seorang muslim memperhatikan
rezeki yang baik dan menjauhkan diri dari yang buruk, Tidak memasukkan ke dalam
dirinya, keluarganya kecuali rezeki yang baik, karena Allah itu baik dan tidak
menerima kecuali yang baik. Rezeki yang buruk akan menghancurkan jasad
seseorang.
كل جسد قام على السحت فالنار أولى به
Artinya: "Setiap jasad yang hidup
karena rezeki yang haram maka neraka pantas untuknya."
7. Rezeki yang baik tidak dapat
diketauhi kecuali dengan ilmu yang bermanfaat, oleh kareanya seorang musli
semestinya belajar bagaimana ia berdagang, berjual beli, sehingga ia
mendapatkan rezeki yang baik yang berdasarkan ilmu yang bermanfaat tadi. pernah
diceritakan Abu Yusuf Muhammad bin Hasan (kawan Imam Abu Hanifah) diminta untuk
menulis buku tentang sifat Wara', maka beliau menjawab: "Aku telah menulis
kitab Jual Beli!", maksudnya adalah bahwa dengan mengetahui perkara jual
beli dan mencari harta yang baik maka akan ia akan bersikap wara', karena
terkadang manusia kurang bersikap wara' terhadap sesuatu yang ia lakukan, ini
disebabkan karena ilmunya kurang.
8. Amal ibadah yang diterima adalah amal
ibadah yang shalih (baik)
9. Amal yang shalih adalah yang ikhlas
hanya karena Allah dan sesuai dengan petunjuk Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam, Allah berfirman:
لِيَبْلُوَكُمْ
أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا
Artinya: "...supaya Dia menguji
kalian, siapa di antara kalian yang lebih baik amalnya.
Berkata Al Fhudhail bin Iyadh
rahimahullah: "Yaitu yang Paling Ikhlas dan Paling Benar", beliau
ditanya apa maksudnya?, beliau menjawab: "Sebuah amal jika ikhlas tetapi
tidak benar maka tidak diterima, dan jika benar tetapi tidak ikhlas tidak
diterima. Dan Ikhlas adalah yang karena Allah semata dan yang benar adalah yang sesuai dengan sunnah.
10. Setiap doa harus dibarengi dengan
usaha, oleh karena setelah berdoa setiap pagi maka harus mengerahkan usaha agar
terwujud tiga perkara ini.
احرص على ما ينفعك واستعن بالله
Artinya: "Bersungguh-sungguhlah
terhadap sesuatu yang bermanfaat untukmu dan minta tolonglah kepada
Allah."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar