Selasa, 09 Maret 2021

PENTINGNYA ILMU

 Semangat beribadah itu baik, tapi harus diiringi dengan ilmu. Seseorang yang hanya memiliki semangat beribadah tapi tidak didukung dengan ilmu yang memadai bisa terjerumus ke dalam kesesatan.

 

Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani pernah bercerita:

 

Saya pernah melakukan suatu ibadah. Saat itu, tiba-tiba saya melihat sebuah kerajaan yang besar dan bercahaya. Lalu ada yang mengatakan kepada saya, "Wahai Abdul Qadir, aku adalah Tuhanmu. Sungguh telah aku halalkan untukmu semua yang aku haramkan untuk orang selainmu."

 

Lalu aku menjawab, "Kamu Allah yang tiada tuhan selain-Nya? Pergi kamu! Dasar musuh Allah!"

 

Maka seketika itu cahaya itu lenyap berganti kegelapan.

 

Lalu terdengar suara, "Wahai Abdul Qadir, kamu telah lulus dari godaanku berkat pemahamanmu yang baik terhadap agama, juga berkat ilmu dan penjagaanmu terhadap dirimu. Sungguh aku telah menyesatkan dengan godaan seperti ini sebanyak tujuh puluh orang."

 

Syaikh Abdul Qadir kemudian ditanya oleh seseorang, "Bagaimana anda bisa tahu bahwa dia adalah setan?"

 

Beliau menjawab, "Karena dia mengatakan: Telah aku halalkan untukmu semua yang aku haramkan untuk orang selainmu. Padahal aku tahu bahwa syariat Nabi Muhammad SAW tidak bisa diganti dan diubah. Juga karena dia mengatakan: Aku adalah tuhanmu. Dia tidak mampu mengatakan: Aku adalah Allah yang tidak ada tuhan selain-Nya."

 

وقد جرت هذه القصة لغير واحد من الناس، فمنهم من عصمه الله وعرف أنه الشيطان كالشيخ عبد القادر في حكايته المشهورة حيث قال: كنت مرة في العبادة فرأيت عرشاً عظيماً وعليه نور، فقال لي: يا عبد القادر! أنا ربك وقد حللت لك ما حرمت على غيرك. قال: فقلت له أنت الله الذي لا إله إلا هو؟ اخسأ ياعدو الله. قال: فتمزق ذلك النور وصار ظلمة، وقال: يا عبد القادر، نجوتَ مني بفقهك في دينك وعلمك وبمنازلاتك في أحوالك. لقد فتنتُ بهذه القصة سبعين رجلاً. فقيل له: كيف علمت أنه الشيطان؟ قال: بقوله لي: "حلَّلت لك ما حرمت على غيرك"، وقد علمت أن شريعة محمد صلى الله عليه وسلم لا تنسخ ولا تبدل، ولأنه قال أنا ربك، ولم يقدر أن يقول أنا الله الذي لا إله إلا أنا.

 

️Oleh: Abul Faruq Danang Kuncoro W (semoga Allah mengampuninya).

 

Silahkan bergabung dan dapatkan nasehat-nasehat ulama lainnya di channel telegram @NasehatUlama atau

https://goo.gl/yGXUAn.

 

📚Sumber: "Majmu Fatawa Ibn Taimiyah", 1/129.

 

*****

sy khawatir, bnyk org nyleneh itu krn mengalami hal serupa seperti yg dialami syaikh abdul qodir jailani,, sedang mereka tak pny ilmu shingga lgsung diaminkan kata2 jin yg menyamar itu

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar